Tempo hari Indonesia dihebohkan dengan 4/11. Nah, bagaimana dengan tanggal 10 November nanti?

Mungkin juga sebagian dari kita sudah lupa, memangnya tanggal 10 November ada apa ya? Ya ga ada apa-apa sih. Yang pasti setiap tanggal 10 November itu Indonesia selalu memperingati Hari Pahlawan.

Ya. Hari Pahlawan. Masih ingat kan? Oke lah kalau begitu.

Pahlawan. Kalau menurut KBBI, pahlawan itu artinya orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani. Umumnya, istilah pahlawan ditujukan pada mereka yang telah berjuang membela dan mempertahankan NKRI pada masa penjajahan, masa kemerdekaan, masa mempertahankan kemerdekaan, hingga masa kini (Ingat kan dengan pahlawan reformasi?).

Nah, untuk tahun 2016 pemerintah melalui Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial, Kementerian Sosial menetapkan bahwa tema peringatan Hari Pahlawan 2016 adalah “Satukan Langkah Untuk Negeri” dan hastag : #YukJadiPahlawan.

Maksud dari tema ini adalah agar kita sebagai warga bangsa Indonesia senantiasa ingat bahwa untuk membangun Indonesia itu tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Tetapi harus dilakukan secara bersama-sama. Setiap warga bangsa harus berpartisipasi dalam membangun Indonesia dengan tetap menempatkan kepentingan bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Kita juga diingatkan bahwa NKRI ini ada bukan karena sulap bukan karena sihir. Tapi karena perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi berdiri dan tetap tegaknya NKRI. Mereka, para pahlawan, telah mengajarkan pada kita bahwa untuk mencapai sesuatu itu tidak mudah. Butuh pengorbanan yang tidak sedikit. Banyak kepentingan pribadi yang harus dikorbankan.

pahlawan-bagimublogblog.wordpress.com

Mengenang, mengingat, atau apa pun namanya, intinya adalah jangan sampai kita lantas lupa jasa para pahlawan kita. Mereka telah berjuang demi kita. Jika kita ingin menjadi bangsa yang besar maka kita harus selalu ingat jasa dan pengorbanan para pahlawan. Baik pahlawan-pahlawan yang kita kenal namanya maupun pahlawan-pahlawan tidak dikenal lainnya yang mungkin jumlahnya jauh lebih banyak. Pahlawan yang tidak hanya gugur di medan perang, tapi juga yang sibuk di dapur-dapur umum, yang mengobati setiap luka para pejuang, yang berdiplomasi, dll. Semua adalah pahlawan. Tanpa mereka kita tidak ada. Indonesia tidak ada.

Tugas mereka lebih ringan, mengusir dan mempertahankan kemerdekaan. Tetapi tugas kita untuk mengisi kemerdekaan sangatlah berat karena yang dihadapi adalah bangsa sendiri. Presiden Pertama RI Sukarno telah mengingatkan kita akan hal tersebut. Jadi, jangan sampai deh Indonesia dengan usia yang baru menginjak 71 tahun menjadi kacau balau karena kita egois mengutamakan kepentingan kita sendiri dan kepentingan kelompok kita sendiri.

Itu kalau secara kenegaraan dan kebangsaan ya.

Tapi, apakah sebatas itukah arti pahlawan? Kalau buat saya sih ya tidak.

Sejatinya kita adalah pahlawan bagi minimal untuk diri kita sendiri dan bagi orang-orang di sekitar kita. Terkadang kita tidak menyadari bahwa orang tua kita sendiri adalah pahlawan bagi kita. Guru-guru kita adalah pahlawan kita. Tetangga kita adalah pahlawan kita. Sahabat adalah pahlawan kita, dan lain-lain. Kita bisa jadi pahlawan untuk diri kita sendiri sekaligus orang-orang di sekitar kita tanpa harus pakai baju dan topeng agar tidak dikenali. Karena memang ada pahlawan dalam diri kita.

#YukJadiPahlawan minimal dengan saling tolong menolong dalam kebaikan, saling menghargai satu sama lain, buang sampah pada tempatnya, dll. Banyak kok yang bisa kita lakukan. Yang penting apa yang kita lakukan dapat semakin mempererat kita sebagai sebuah bangsa dan Negara agar Indonesia menjadi bangsa yang besaaaarrrr.

Jadi, #YukJadiPahlawan. Minimal untuk orang-orang terdekat seperti keluarga, teman, sahabat, tetangga. Tapi tanpa pamrih ya. Karena sejatinya kita adalah pahlawan bagi orang-orang terdekat kita bahkan tanpa kita sadari.

Itu.

Advertisements