Ya, kita memiliki kisah dalam hidup kita masing-masing. Kisah yang menyenangkan atau menyedihkan. Kisah yang memberikan pelajaran hidup bagi kita ataupun orang lain.

Sejatinya kita tidak pernah tahu perjalanan hidup seseorang. Namun, adakalanya kita merasa lebih tahu bahkan dari yang bersangkutan dan memberikan penilaian sendiri yang belum tentu valid kebenarannya. Dan itu terjadi secara nyata dalam kehidupan kita. Aku pun mengalaminya. Nah, yang akan aku bagi sekarang ini bukanlah kisahku. Namun kisah seorang pemuda yang kehilangan penglihatannya sejak lahir.

Bagaimana kisahnya … kita simak yuk.

Pada suatu hari seorang pemuda pergi bersama ayahnya naik kereta. Pemuda itu berumur 24 tahun. Dalam perjalanan, pemuda itu melihat keluar melalui jendela kereta api dan berteriak.

“Ayah, lihatlah… pohon-pohon itu tertinggal di belakang …!”

Sang ayah tersenyum.

Di saat yang sama, sepasang suami istri muda yang duduk dekat mereka terlihat heran dengan tingkah polah pemuda tersebut yang menurut mereka seperti anak kecil Namun tiba-tiba pemuda itu kembali berteriak.

“Ayah, lihatlah … awan-awan itu mengikuti kita!”

Pasangan suami istri itu tidak tahan lagi melihat tingkah polah pemuda itu dan berkata kepada ayah pemuda itu.

“Mengapa kau tidak membawa putramu ke dokter yang bagus?”

Sang ayah hanya tersenyum dan berkata, “Aku telah membawanya ke dokter dan kami baru saja pulang dari rumah sakit. Putraku tidak bisa melihat sejak lahir dan ia baru saja memperoleh penglihatannya kembali hari ini.”

Jika kita tidak mengetahui apa yang dialami seseorang, janganlah kita memberikan penilaian atau menghakimi seseorang dengan mudah. Kita tidak tahu perjalanan hidup seseorang dan kisah hidup yang menyertainya. Bijaklah, karena kita tidak pernah menduga kebenaran yang terungkap nantinya.

Sumber : livin3.com

Advertisements